ga nyambung (1)

Siang itu keadaanku saaaangaaaaaattt lapar, dan cuaca cukup panas. Entah kenapa kuputuskan untuk jalan kaki aja ke warung buat beli makan. mungkin udah ga kuat lagi menopang motor atau masak mie. #lebay

Jadi, sampai di warung, terjadi percakapan :

Ibu warung : “mati ya mbak…” (sambil nengok2 rumah sebelah yg kayaknya lagi rame)

Aku : “oh… iya ya bu? ” (dengan muka turut berduka, mengira orang di sebelah rumah dia ada yang meninggal, makanya rame2 di situ)

Ibu warung : “iya, tadi pagi. eh, yang di gang sebelah punya mbak udah kemaren kog ya? sekarang giliran gang ini yang mati”. (ngomongnya tetep pake senyum gitu, serem)

Aku : “eehh?”

aku dalam hati : “aaappppaaa? mati-nya bisa giliran per gang giituuuu??? haaahhhh… 😮 “

Ibu warung : “iya, mati lampu kan kemaren di situ?”

hoooooooooohhhhhhhhhh……… yang mati lampu tooh, kirain… (-___-)”

well, kita memang nunggu giliran saja ini dipanggil kembali pada-Nya. TAPI YA GA URUT GANG…!!!!! apalagi urut absen yang alphabetically sorted. apalagi urut ganteng. urut cantik. urut bau.

hedeh (-___-)”

Advertisements
This entry was posted in Ada ada saja, just a story and tagged , , , . Bookmark the permalink.

leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s