Ke Papua, lalu hampir ga bisa pulang

Oke, judulnya lebay. Tapi ceritanya, singkat saja. Sudah malam..! XD

Tahun 2008, saya ke Papua bersama beberapa rekan. Selain survey, tugas saya waktu itu semacam notulen sekaligus organizer. Jadinya cukup sibuk menelepon, mengetik, membawa berkas ini berkas itu, dan sebagainya.

Entah di hari ke berapa, tiba-tiba ada yang menelepon. Dari kantor yang di Jogja, menanyakan apakah saya kehilangan tiket..!! are..?!! saya kan saya orang yang cukup rapih menyimpan barang-barang (di tas). Apalagi barang penting semacam tiket balik dari Papua ke Jogja. Masak sampai hilang. Bukan masalah harus menggantinya, tapi masalah tidak percaya kalo saya sampai teledor..!! ya walaupun duit mepet, tapi saya memang tukang jaim, kalo memang saya salah, pasti tak carikan solusi, entah bagaimana caranya.

Sampai di tempat saya menginap, langsung lah mencari-cari tiket itu. Ternyata memang tidak ada..!!! kyaaaa….

Mungkin, kebetulan (yang tidak betul), di dalam berkas-berkas itu, tiket pulang itu terbawa. Pening juga pas tahu beneran hilang. Tidak perlu saya ceritakan ya bagaimana malunya saya pas rekan saya cerita ke atasan mengenai tiket yang hilang itu. Ya walaupun atasan punya koneksi ke maskapai, tapi… malu nya itu…!!! -_____-

Besoknya, ada telepon masuk. Nomor papua, mencari saya (ya iya lah, nelponnya ke handphone saya juga). Ternyata seseorang dari sebuah biro perjalanan, saya mengira, mungkin masalah tiket sudah dibantu oleh maskapai. Ternyata bukan..!! biro perjalanan itu mengatakan bahwa ada seseorang bapak-bapak yang mencari saya..!! kyaaa…

Lalu, saya, ditemani rekan saya bertemu beliau di tempat biro perjalanan tersebut. Udah janjian sebelumnya. Benar saja, datanglah seorang bapak asli Papua. Penampilannya sederhana, hanya dengan kaos oblong warna suram dan memakai sandal. Bukan dari biro perjalanan yang bersangkutan. 

By chance, he found a ticket..! ketika di buka, tanggal nya masih 2 minggu lagi, lalu beliau khawatir. Beliau berusaha mengembalikan tapi tidak tahu kemana. Oleh karena itu beliau mencoba ke agen tiket/biro perjalanan dengan harapan siapa tahu bisa membantu mencari contact person atau pemilik tiket itu. Dari situ lah biro perjalanan itu bisa mengabari kantor Jogja, dan menelepon saya.

Dan tiket saya pun kembali..!! lega, kipas-kipas, terharu, karena sebelumnya sudah kesana-kemari mencari tiket, ke agen perjalanan mencoba minta bantuan siapa tau bisa diganti, dan lain sebagainya.

Saya, yang sudah dipesenin sama rekan itu untuk menyiapkan uang, berniat memberi sejumlah uang. Tapi beliau menolak. berkali-kali menolak, malah langsung pulang.

Aih, terharu. terharu sampai lupa minta poto (haiyah).

🙂

*PS. tiba-tiba menulis cerita ini, karena barusan menonton cuplikan pemeriksaan saksi2 sidang MK  pilpres yang menampilkan beberapa saksi dari Papua. Saya kok merasa beberapa hadirin kurang menghargai mereka ya. Semoga hanya perasaan saya saja, yang memang penuh perasaan… ^^

bonus : ini saya waktu mendarat di Bandara Sentani… ^^

mendarat di papua

mendarat di papua

Advertisements
This entry was posted in Engineering, just a story, L.I.F.E, Uneg and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Ke Papua, lalu hampir ga bisa pulang

  1. lamiang says:

    saya masih ingat senyum itu… saya suka saya suka.. (kata mei-mei di upin ipin)

    dengan ketulusan, niscaya keselamatan senantiasa bersama kita.

    Like

  2. Salut, salut! Terimakasih atas simpati dan cerita yang terbuka tentang manusia Papua. Memang orang Papua tidak suka dikasih uang, entah sebagai ucapan terimakasih atau sebagai apapun. Itu aslinya Papua. Tetapi minfa maaf, lain lagi kelakuannya kalau dia sudah mabuk. Mabuk itu bukan budaya orang Papua, itu peninggalan Belanda. Aslinya orang Papua tidak rumit, tulis dan simple, open dan transparan.

    Liked by 1 person

leave a comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s